Skip to main content

Hadiri Munas VI Persinas ASAD, LDII Apresiasi Pembinaan Generasi Muda Jadi Pribadi Berkarakter Luhur

 

LDII menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Persinas ASAD pada Kamis (8/1) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: LINES.

Jakarta (9/1). Iringan tabuh gendang dan tiupan serunai mengalun mengiringi lihainya gerakan kesenian bela diri Persinas ASAD yang ditampilkan pada Musyawarah Nasional (MUNAS) VI Persinas ASAD pada Kamis (8/1) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur. Acara tersebut mengusung tema “Membangun Pesilat Profesional Berprestasi, Berbudaya, dan Berkarakter Luhur”.

Sekretaris Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, banyaknya warga LDII yang dibina Persinas ASAD, berkontribusi menciptakan generasi muda yang sehat dan berkarakter. “Sesuai dengan tema pembentukan generasi pesilat yang profesional dan berkarakter, tentunya sejalan dengan LDII yang fokus membangun generasi yang profesional religius,” ujarnya.

Dody juga memaparkan kerja sama antara LDII dan Persinas ASAD ini telah berlangsung beberapa tahun sejak adanya penandatanganan nota kesepahaman pembinaan warga LDII, agar sehat jasmani, rohani, dan terbina karakter serta spiritualnya. “Beberapa tahun lalu kami DPP LDII dan Persinas ASAD menandatangani nota kesepahaman dalam pembinaan karakter, spiritualitas, bagi warganya terutama para generasi mudanya,” paparnya.

Ia juga menambahkan harapan akan terlahirnya atlet berprestasi yang menjadi contoh di masyarakat dari kerjasama LDII dan Persinas ASAD ini. “Selain generasi yang terbina secara fisik, mental, spiritual, harapannya juga membangun generasi atlet-atlet hebat yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa dalam event-event nasional maupun internasional. Kalau para atlet terbina karakternya, tentu akan menjadi sorotan publik, sebagai contoh di masyarakat bahwa pendekar kita memiliki karakter yang luhur,” tambahnya.

Ia juga menekankan dengan banyaknya anggota LDII yang tergabung dalam Persinas ASAD akan membawa dampak baik secara pribadi maupun secara umum. “Tentunya, dari banyaknya warga LDII yang menjadi anggota perguruan Persinas ASAD, harapannya dapat menjadi warga yang sehat, berpikiran positif, dan juga berprestasi. Itu yang terpenting,” tutupnya.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2025 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.