Skip to main content

DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

 


Jakarta (17/3). DPP LDII menyelenggarakan santunan bagi anak yatim dan duafa yang ada di sekitar kantor DPP LDII. Agenda rutin setiap Ramadan tersebut dihelat di kantor DPP LDII, Senayan, Jakarta, pada Jumat (13/3/2026).

Sejak awal Ramadan, DPP LDII meminta jajarannya di provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan menggelar bakti sosial tersebut. Pada Ramadan tahun ini, DPP LDII menggelar santunan di dua lokasi, Jakarta dan Surabaya. Sekretaris DPP LDII, Wahjoe Soetiono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi program rutin.

“Ini adalah program rutin yang kami laksanakan secara berjenjang. Hari ini, setelah salat Jumat (13/3/2026), rekan-rekan di Surabaya telah melaksanakan santunan untuk anak yatim, duafa, dan disabilitas. Sore ini, kami lanjutkan di Jakarta,” ujar Wahjoe.

Ia berharap skala kegiatan ini dapat terus meningkat dan menjadi inspirasi bagi warga LDII untuk memperkuat solidaritas sosial. “Kami ingin mewujudkan cita-cita pendiri bangsa, yaitu masyarakat Indonesia yang ramah, gemar bergotong-royong dan berbagi dengan sesama. Kepedulian sosial ini hendaknya tidak hanya di internal LDII saja, tapi bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Kebayoran Lama. Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Kebayoran Lama, Danil, bersyukur warganya mendapat perhatian dari ormas keagamaan.

“Kami dari pihak pemerintah sangat bersyukur atas perhatian LDII. Bantuan ini sangat membantu anak-anak kita yang kurang mampu, khususnya anak yatim. Kami berharap kegiatan mulia ini dapat dilakukan secara berkesinambungan,” tutur Danil.

Danil juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara LDII dengan pihak kecamatan maupun kelurahan. Agar jangkauan bantuan bisa menyentuh masyarakat hingga ke pelosok yang mungkin belum terjangkau. “Harapan kami, masyarakat lain juga tergerak. Ke depannya, program ini bisa disinergikan dengan pihak kecamatan agar jangkauannya lebih luas dan merata,” pungkasnya.

Kecamatan Kebayoran Lama yang diwakili Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kecamatan Kebayoran Lama, Danil mengapresiasi kegiatan tersebut. Foto: LINES.

LDII berharap kegiatan ini sekaligus dapat mempererat tali silaturahim antarsesama warga masyarakat. Karena solidaritas sosial merupakan modal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga di Jakarta.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2025 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.