Skip to main content

Kapolres Jombang Kunjungi Ponpes Gadingmangu Perkuat Sinergi

 


Jombang (17/3). Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, beserta jajarannya silaturahmi ke kediaman para kiai di Pondok Pesantren Gadingmangu pada Selasa (17/02/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara umara dan ulama untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Kapolres Ardi Kurniawan menyampaikan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri dengan tokoh agama sebelum memasuki bulan puasa. Beliau menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pelayanan kepolisian yang dirasa kurang maksimal selama ini. Bagi Kapolres, dukungan moral dari lingkungan pesantren adalah fondasi penting bagi kinerja kepolisian di lapangan.

Kapolres juga memohon doa restu dari para kiai agar situasi di Kabupaten Jombang senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan tenteram. Ia juga menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh berbagai kegiatan positif yang dijalankan oleh Pondok Pesantren Gadingmangu. Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

“Mari kita jaga ibadah puasa ini dengan sebaik-baiknya. Dengan niat yang tulus, insya Allah kita semua akan mencapai derajat takwa. Kami berharap ibadah Ramadan tahun ini berjalan aman, lancar, dan penuh berkah bagi seluruh warga Jombang,” ujar Kapolres Ardi Kurniawan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadan dengan aktivitas yang produktif dan damai.

Ketua Pondok Pesantren Gadingmangu, KH Basiya Adhi Banadi, menyambut hangat kehadiran rombongan Polres Jombang tersebut. Beliau mengapresiasi perhatian Kapolres yang bersedia turun langsung merangkul pesantren. Basiya menegaskan bahwa pihak pesantren siap menjadi mitra strategis pemerintah dan Polri dalam menjaga ketertiban umum, khususnya di wilayah Gadingmangu dan sekitarnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas Kamtibmas selama bulan suci. Dengan adanya sinergi antara pihak kepolisian dan institusi pendidikan berbasis agama seperti Ponpes Gadingmangu.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2025 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.