Skip to main content

Layanan Jemaah Indonesia di Bir Ali Jadi Sorotan Internasional

 

Menurut Jaenal tak hanya dari DPR RI, pelayanan petugas Indonesia di Bir Ali juga menarik perhatian jemaah maupun petugas dari negara lain. Jumat (8/5/2026). Foto: MCH 2026

Madinah (9/5). Pelayanan jemaah haji Indonesia di kawasan Bir Ali, Madinah, mendapat perhatian dan apresiasi, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari negara lain. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI, Prof. Jaenal Effendi, saat melakukan inspeksi ke Sektor Bir Ali, Daerah Kerja Madinah, Sabtu (9/5/2026).

Prof. Jaenal mengungkapkan, kualitas layanan haji Indonesia tahun ini dinilai semakin baik. “Ketika kami bertemu dengan mitra kerja di DPR RI, mereka menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ujar Jaenal.

Ia menyebut, salah satu layanan yang mendapat perhatian khusus adalah pelayanan petugas kepada jemaah di Bir Ali, titik miqat bagi jemaah Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan dari Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. “Menurut mereka, petugas Indonesia melayani jemaah dengan penuh kesabaran, sigap, dan sangat humanis di Bir Ali,” katanya.

Baca Juga: Jubir Kemenhaj: Mobilitas Jemaah Terus Berjalan Jelang Puncak Haji

Tak hanya dari DPR RI, pelayanan petugas Indonesia di Bir Ali juga menarik perhatian jemaah maupun petugas dari negara lain. Menurut Jaenal, pola pelayanan yang dilakukan petugas Indonesia dinilai bisa menjadi contoh bagi negara lain dalam melayani jemaah mereka.

“Aktivitas petugas haji Indonesia saat mendampingi jemaah di Bir Ali ternyata menyita perhatian negara lain. Cara kita melayani, terutama kepada jemaah lansia dan disabilitas, menjadi sesuatu yang dilihat dan diapresiasi,” ujarnya.

Ia mencontohkan, petugas Indonesia kerap terlihat menggendong jemaah lansia, mendorong kursi roda, hingga memberikan prioritas penuh kepada jemaah berkebutuhan khusus. Sikap pelayanan seperti itu, kata dia, menjadi nilai lebih dalam penyelenggaraan haji Indonesia.

Baca Juga: Menyusuri Jejak Rasul di Museum Biografi Nabi Muhammad di Madinah

Prof. Jaenal pun meminta seluruh petugas di Sektor Bir Ali untuk terus menjaga semangat pelayanan dan kekompakan tim. “Semangat kita adalah memberikan excellent service kepada jemaah. Karena itu, kekompakan, kepedulian, dan kerja sama harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para petugas untuk tetap menjaga kondisi fisik dan mental, mengingat suhu udara di Arab Saudi, khususnya Makkah, kini mencapai lebih dari 41 derajat Celsius. “Petugas harus menjaga stamina, menjaga pola makan, dan memastikan kondisi kesehatan tetap prima agar bisa terus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” pungkasnya. (Faqihu Sholih/ MCH 2026)

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2026 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.