Skip to main content

Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat

Silaturrahim LDII dengan Silaturrahim LDII dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Foto: LINES.

 

Yogyakarta (9/7). Ketua DPP LDII Dwi Pramono didampingi pengurus DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, DIY, pada Rabu (8/7/2026).

Pertemuan tersebut merupakan upaya mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antarormas Islam, “Silaturahim merupakan tradisi yang harus dipelihara, untuk penguatan ukhuwah Islamiyah. Komunikasi yang terbuka dapat memperkuat saling pengertian dan membuka peluang kolaborasi dalam bidang dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat,” tutur Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Atus Syahbudin.

Sementara itu, Ketua Biro Pendidikan Keagamaan DPW LDII DIY, Ustadz Endri Sulistyo, mengatakan dialog antarlembaga merupakan sarana untuk memperluas wawasan keilmuan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun umat, “Kami berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai forum ilmiah, maupun kegiatan bersama yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Kehadiran para pengurus LDII tersebut, disambut Kehadiran rombongan diterima Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah KH. Ustadi Hamsah bersama Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Muhammad Rofiq Muzakkir.

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak berdialog mengenai berbagai isu keumatan, penguatan dakwah, pengembangan pendidikan Islam, serta pentingnya membangun komunikasi yang baik antarlembaga sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat persatuan umat Islam.

Silaturahim tersebut juga menjadi momentum untuk saling bertukar pandangan mengenai pengembangan pemikiran keislaman, pembinaan umat, serta pentingnya membangun budaya tabayun, saling menghormati, dan memperluas ruang dialog dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Dwi Pramono menyerahkan Buku Pedoman Ibadah Warga LDII kepada Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Penyerahan buku tersebut untuk memperkenalkan pedoman ibadah yang digunakan di lingkungan LDII, sekaligus menjadi bahan dialog dan saling memahami di antara organisasi kemasyarakatan Islam.

Selain itu, DPP LDII juga menyerahkan dua buku karya cendekiawan muda Nahdlatul Ulama, Ahmad Ali MD, berjudul “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII” dan “Sistem Model Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius”.

Kedua buku tersebut merupakan hasil kajian akademik yang mengulas nilai-nilai kebajikan, budaya organisasi, serta sistem pendidikan yang berkembang di lingkungan LDII dari perspektif ilmiah. Penyerahan buku diharapkan dapat memperkaya literatur keislaman, sekaligus menjadi jembatan dialog akademik antarorganisasi Islam melalui pendekatan penelitian dan kajian ilmiah.

Ketua DPP LDII Dwi Pramono didampingi Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin silaturrahim ke Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Foto: LINES.

Pertemuan ini diharapkan semakin memperkokoh ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan kelembagaan, dan mendorong sinergi yang konstruktif dalam mewujudkan Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, serta memperkuat kontribusi organisasi-organisasi Islam bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2026 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.