Skip to main content

LDII Sumber Jaya Gelar Asrama Hadits Sunan An-Nasa’i

 

Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Sumber Jaya menggelar kegiatan Asrama Hadits Kutubusittah Sunan An-Nasa’i Juz 8. Foto: LINES.

Bekasi (20/6). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Sumber Jaya menggelar kegiatan Asrama Hadits Kutubusittah Sunan An-Nasa’i Juz 8. Kegiatan yang berlangsung pada 8–13 Juni 2026 di Masjid Al Barokah, Bekasi, Jawa Barat ini diikuti sekitar 400–500 peserta dari berbagai daerah.

Asrama ini untuk mengajarkan hadits Sunan An-Nasa’i Juz 8, untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi program rutin tahunan yang dilaksanakan secara berkelanjutan hingga penyelesaian seluruh kitab.

Menurut Penasihat PAC LDII Sumber Jaya, Eko Yulianto Setiodi, kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan generasi muda, agar memiliki pondasi keimanan yang kuat di tengah tantangan zaman.

“Acara ini memang ditujukan untuk generasi muda supaya mereka terbebas dari pergaulan-pergaulan zaman sekarang yang berbahaya bagi keimanan kita. Tujuannya agar generasi muda mempunyai pondasi agama yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini terbuka untuk seluruh peserta dari berbagai daerah, tidak terbatas hanya di wilayah sekitar Sumber Jaya. Hal ini dilakukan agar semakin banyak generasi muda yang dapat mengikuti pembelajaran hadits secara langsung.

“Untuk Asrama Hadis Nasa’i ini, peserta terbuka untuk semua warga dan tidak terbatas dari daerah sekitar saja, yang mau ikut silakan,” katanya.

Selain itu, Eko juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan asrama, termasuk dari sisi fasilitas dan kenyamanan peserta pada kegiatan berikutnya.

“Untuk generasi muda sekarang, carilah ilmu agama yang banyak sebagai bekal hidup dan untuk menghadapi perkembangan zaman saat ini,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, PAC Sumber Jaya berharap Asrama Hadits dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, memahami hadits, serta mampu mengamalkan ilmunya dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2026 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.