Skip to main content

KPU dan Bawaslu Jaktim Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilu di SMA Minhajurrosyidin

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jakarta Timur berkunjung ke SMA Minhajurrosyidin, Pondok Gede. Foto: LINES

 

Jakarta (5/8). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Timur dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jakarta Timur berkunjung ke SMA Minhajurrosyidin, Pondok Gede. Kunjungan itu untuk sosialisasi pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula, pada Senin, (27/7/2026).

Selain untuk meningkatkan pemahaman para siswa mengenai demokrasi, kedua pihak juga memaparkan sejarah penyelenggaraan pemilihan umum di Indonesia.

Termasuk pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam pemaparannya, KPU Kota Jakarta Timur menjelaskan perjalanan pemilu di Indonesia dari masa ke masa. Para siswa juga diperkenalkan dengan peran KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu serta pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur, Taufik Hidayatulloh menjelaskan mengenai pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula. Para siswa diajak memahami bahwa masyarakat, termasuk generasi muda berperan penting dalam mengawasi setiap tahapan pemilu dan mencegah terjadinya pelanggaran.

Melalui kegiatan itu, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang hadir di tempat pemungutan suara, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas, kritis, menolak politik uang, tidak mudah terpengaruh informasi palsu, serta berani melaporkan dugaan pelanggaran pemilu melalui saluran yang tersedia.

Pihak SMA dan Pondok Pesantren Minhajurrosyidin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Pendidikan demokrasi sejak dini dinilai penting untuk membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab, berintegritas, menghargai perbedaan pilihan, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Melalui kerja sama dengan KPU dan Bawaslu Kota Jakarta Timur, SMA Minhaajurrosyidiin berkomitmen terus mendukung pendidikan kewarganegaraan dan demokrasi sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2026 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.