Skip to main content

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko Salurkan Bantuan Smart Board untuk Ponpes Al Ubaidah

 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyalurkan bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berupa smart board. Foto: LINES.

Nganjuk (30/7). Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menyalurkan bantuan Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), berupa smart board kepada Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur pada Jumat (24/7/2026).

Bantuan tersebut diterima oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, didampingi Humas Pondok Pesantren Al Ubaidah, Abdul Kohar, dan pengurus pondok lainnya.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, melalui pemanfaatan teknologi digital di lingkungan pondok pesantren,” ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko.

Singgih menegaskan bahwa, transformasi digital di lembaga pendidikan Islam merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari, “Pemanfaatan perangkat pembelajaran berbasis teknologi akan meningkatkan efektivitas kegiatan pondok pesantren dalam memajukan pendidikan keagamaan,” tutupnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan apresiasi dan bersyukur atas bantuan smart board yang diberikan melalui program Kemaslahatan BPKH, “Insyaallah fasilitas ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang aktivitas pembelajaran dan berbagai kegiatan di pondok pesantren. Kehadiran teknologi ini tentu akan semakin memudahkan para ustaz dan santri dalam proses belajar mengajar,” ujar Habib Ubaidillah.

Habib Ubaid menegaskan sinergi antara pondok pesantren dan wakil rakyat, memungkinkan para pengurus memajukan pendidikan para santri, “Pembinaan yang berkesinambungan memerlukan sinergi antarlembaga, termasuk dengan DPR RI. Kami berkomitmen membina para santri, untuk menjadi generasi unggul yang membawa kemajuan bagi bangsa,” papar habib Ubaidillah.

Dengan adanya bantuan smart board dari Program Kemaslahatan BPKH, diharapkan Pondok Pesantren Al Ubaidah semakin siap mengembangkan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap mempertahankan karakter pendidikan pesantren yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dengan mengedepankan kerjasama dan saling mendukung memperkuat dari Lima Unsur Pembina Generus (LUPG) yakni Alim Ulama, Muballigh Muballighot, Para Pengurus, Pakar Pendidik dan Orangtua maka diharapkan semua program yang telah disusun oleh Penggerak Pembina Generus (PPG) lewat sebuah wadah Taman Pendidikan Islam (TPI) bisa berjalan seperti yang diharapkan, sehingga tujuan utama pembinaan generasi penerus bisa tercapai, yakni menjadi generasi yang Alim Faqih, Berakhlaqul Karimah dan Mandiri. Maka dengan ini kami PAC LDII Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo Kota Administrasi Jakarta Timur bersepakat untuk mendirikan sebuah Taman Pendidikan non formal bernama Taman Pendidikan Islam Al Manshurin (TPI Al Manshurin) sebagai perwujudan karya bakti kepada Agama, Bangsa dan Negara.

Comments

Taman Pendidikan Islam Al Manshurin 2016-2026 Designed by Open Themes & Nahuatl.mx.